Dalam diam aku kecewa, dalam hati masih menyimpan asa, tapi tak mungkin aku mengatakannya. dalam hati masih ada rindu untukmu,tapi kau tak mungkin tahu! dan aku tak berusaha memberitahu karena takutku. ketakutan akanmu yang mungkin malah akan meninggalkanku kalau tahu.
hati nurani siapa yang tahu,
dalam diam aku kecewa!
dalam diam aku kecewa!
hatimu milikmu, dan hatiku milikku.
dalam hati ada luka, luka dari masing-masing kita yang membuatnya,
tetapi tak ada yang peduli atau berusaha mengobati.
air mukamu tak ku mengerti, tak dapat ku terka.
kecewamu juga,
kau juga tak mengerti kecewaku kan?
dalam hati ada luka, luka dari masing-masing kita yang membuatnya,
tetapi tak ada yang peduli atau berusaha mengobati.
air mukamu tak ku mengerti, tak dapat ku terka.
kecewamu juga,
kau juga tak mengerti kecewaku kan?
karena kita tak pernah belajar melupakan,
tapi juga tak belajar memahami.
tembok gengsi menjulang tinggi.
tapi juga tak belajar memahami.
tembok gengsi menjulang tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar